Ketua DPW IV SAS Lampung Refidzon AB Ajak Pimpinan dan Warga SAS Ajak Anak-Anak dalam Setiap Kegiatan Perkumpulan SAS

Ketua DPW IV SAS Lampung Refdizon AB. Ajak Pimpinan dan Warga SAS Libatkan Anak-Anak dalam Setiap Kegiatan Organisasi Perkumpulan SAS.

BANDAR LAMPUNG — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IV Sulit Air Sepakat (SAS) Lampung, Refidzon AB, mengajak seluruh pimpinan dan warga SAS untuk melibatkan anak-anak dalam setiap kegiatan organisasi. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) SAS Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Refidzon AB, menekankan pentingnya memperkenalkan organisasi Sulit Air Sepakat sejak usia dini agar anak-anak mengenal, memahami, dan memiliki ikatan emosional dengan organisasi yang menjadi wadah silaturahmi masyarakat asal Nagari Sulit Air, Kab. Solok Prov.Sumatera Barat.

Menurutnya, keberlangsungan organisasi SAS tidak hanya menjadi tanggung jawab generasi saat ini, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi penerus. Oleh karena itu, kehadiran anak-anak dalam berbagai kegiatan SAS menjadi salah satu langkah penting untuk menanamkan rasa memiliki, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan tradisi organisasi.

“ Saya mengajak seluruh pimpinan dan warga SAS agar mulai membiasakan anak-anak kita hadir dalam setiap kegiatan SAS. Dengan begitu, mereka akan mengenal organisasi ini sejak dini, mengetahui asal-usul dan ikatan kekeluargaan kita, serta tumbuh dengan rasa memiliki terhadap Sulit Air Sepakat,” pesannya.

Ia juga menaruh perhatian khusus kepada anak-anak yang telah memasuki usia remaja. Menurut Refidzon, para remaja perlu diarahkan untuk aktif dalam Ikatan Pemuda Pelajar Sulit  Air (IPPSA) sebagai wadah pembinaan generasi muda, pengembangan potensi, serta penguatan persaudaraan antarpemuda dan pelajar Sulit Air.

Melalui IPPSA, diharapkan generasi muda SAS dapat belajar berorganisasi, mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di masa mendatang.

Refidzon berharap seluruh pimpinan SAS di berbagai tingkatan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan generasi muda dengan menghadirkan kegiatan yang melibatkan keluarga, anak-anak, dan remaja. Dengan demikian, SAS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi generasi tua, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi seluruh generasi.

“Jangan sampai anak-anak kita tumbuh tanpa mengenal organisasi dan asal-usulnya. Mari kita kenalkan SAS sejak dini, kita libatkan mereka dalam kegiatan, dan kita arahkan generasi remaja untuk aktif di IPPSA. Dengan begitu, persatuan dan kekeluargaan masyarakat Sulit Air dapat terus terjaga hingga generasi mendatang,” harapnya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar SAS bahwa regenerasi organisasi perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui kegiatan bersama. Keterlibatan anak-anak dan remaja diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi penerus yang mengenal akar budayanya, menjunjung tinggi persaudaraan, serta siap melanjutkan perjuangan dan pengabdian melalui Sulit Air Sepakat.

Sumber: DPW IV SAS Lampung