Jakarta, 9 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Sulit Air Sepakat (DPP SAS) menggelar Rapat Harian Pengurus DPP SAS Periode 2026–2030 pada Sabtu (9/5/2026) secara hybrid, dengan pelaksanaan offline bertempat di Gedung DPP SAS, Jalan Dr. Sahardjo, Jakarta Selatan, serta diikuti secara daring oleh pengurus dari berbagai daerah.
Rapat harian tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP SAS, H. Nasferi Anwar, dan dihadiri oleh Dewan Pembina H. Ir. Arsyad Nurdin, jajaran Wakil Ketua Umum Bidang Operasional dan Kemasyarakatan, Sekretaris Jenderal Suhetris, Bendahara Umum H. Hasrizal, para Ketua Bidang, serta anggota pengurus DPP SAS lainnya.
Rapat harian tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut amanah Musyawarah Besar (Mubes) SAS sekaligus membahas langkah strategis organisasi dalam memperkuat konsolidasi kepengurusan dan pelaksanaan program kerja organisasi.
Dalam rapat tersebut, pengurus menghasilkan sejumlah keputusan penting. Pertama, DPP SAS akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh DPW dan DPC terkait pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Musyawarah Cabang (Muscab) sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi serta hasil keputusan Mubes.
Kedua, DPP SAS juga memutuskan untuk membentuk Tim Rekonsiliasi guna melakukan konsolidasi dan penyelesaian berbagai dinamika organisasi di beberapa daerah, khususnya DPC SAS Depok, Bekasi, dan Bandung. Tim ini diharapkan mampu memperkuat persatuan dan soliditas organisasi di seluruh tingkatan.
Selain itu, rapat juga membahas penyusunan program kerja DPP SAS. Program kerja yang merupakan amanah Mubes tersebut akan diperkuat melalui berbagai program inisiatif dari masing-masing bidang di lingkungan DPP SAS agar pelaksanaan organisasi menjadi lebih aktif, terarah, dan berdampak bagi warga SAS.
Ketua Umum DPP SAS, H. Nasferi Anwar, dalam arahannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru harus mampu menghadirkan program-program yang adaptif dan bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa pada saat pelantikan pengurus DPP SAS, telah diluncurkan Majalah Suara SAS berbasis web yang akan menjadi media informasi dan edukasi bagi warga SAS di berbagai daerah. Selain itu, DPP SAS juga berencana memanfaatkan program pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan untuk mendukung renovasi Rumah Gadang 20 yang selama ini menjadi ikon Nagari Sulit Air.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan sejarah masyarakat Sulit Air agar tetap lestari dan dikenal generasi mendatang.
Rapat harian berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan diakhiri dengan komitmen seluruh pengurus untuk memperkuat organisasi serta menjalankan amanah Mubes secara kolektif dan berkelanjutan. (sh)